DAFTAR ISI
A. Pengertian Manajemen Dan Kewirausahaan
B. Sejarah Manajemen Dan Kewirausahaan
C. Perspektif Dan Ruang Lingkup Manajemen
D. Organisasi, Fungsi,Dan Level Manajemen
G. Strategi Pengembangan Wirausaha
H. Karakter Yang Harus Dimiliki Oleh Seorang Wirausahawan
BAB 1
PENDAHULUAN
A.
Latar Belakang
Kewirausahaan
merupakan kegiatan untuk meningkatkan
kesejahteraan rakyat dalam arti tingkat hidup yang lebih baik dan bermutu.peran
kewirausahawan telah teruji dengan adanya krisis ekonomi yang melanda bangsa Indonesia.kewirausahaan
yang berbasis ekonomi rakyat terutama mampu bertahan dalam situasi sulit.
seorang
pengusaha mendukung secara intern maupun ekstern.secara intern, seorang
pengusaha mendukung dalam mengurangi Tingkat ketergantungan orang lain,
meningkatkan kepercayaan diri serta meningkatkan daya beli pelakunya.secra
eksternal seorang pengusaha mendukung dalam menyediakan lapangan pekerjaan bagi
Para pencari kerja.
Untuk
itu, wirausahawan di Indonesia sangat dibutuhkan untuk mengangkat perekonomian
negara.tapi masalah nya untuk menjadi pengusaha yang sukses tidaklah mudah,
larangan nya , tantangannya,yang harus disikap, seperti masalah modal,
persaingan pasar yang sangat ketat,dan sebagainya.orang ini harus memiliki
perencanaan yang matang sebelum terjun di dunia wirausaha.selain itu, seorang
pengusaha harus mempunyai karakter yang kuat supaya mampu menjadi panutan bagi
pekerja nya.
B.
Rumusan Masalah
1. Adapun
rumusan masalah dalam pembuatan makalah ini adalah:
2. Apa
yang dimaksud dengan manajemen?
3. Apa
yang dimaksud dengan kewirausahaan?
4. Apa
tujuan dari wirausaha?
5. Apa
saja fungsi,peranan,dan level manajemen?
6. Bagaimana
strategi pengambilan keputusan dalam wirausaha?
7. Apa
saja yang termasuk kedalam ruang lingkup manajemen
8. Bagaimana
strategi dalam mengembangkan usaha?
9. Bagaimana
karakteristik seorang wirausahawan?
C.
Tujuan
1. Untuk
mengetahui tentang manajemen dan kewirausahaan
2. Untuk
mengetahui tujuan dari wirausaha
3. Untuk
mengetahui level, peran,dan fungsi dari manajemen
4. Untuk
mengetahui strategi pengambilan keputusan dalam wirausaha
5. Untuk
mengetahui tentang ruang lingkup manajemen
6. Untuk
mengetahui strategi dalam mengembangkan usaha
7. Untuk
mengetahui bagaimana karakteristik seorang wirausahawan
BAB II
PEMBAHASAN
A.
Pengertian Manajemen Dan
Kewirausahaan
Manajemen
merupakan seni atau kemampuan seseorang dalam mengelola, mengatur dan
menyelesaikan pekerjaan melalui orang lain atau tugas pendelegasian untuk
mencapai tujuan bersama dalam organisasi sedangkan Kewirausahaan merupakan
penciptaan nilai dengan jalan tambah mengkombinasikan sumber-sumber melalui
cara-cara baru dan berbeda untuk memenangkan persaingan. Nilai tambah tersebut
dapat diciptakan dengan cara mengembangkan teknologi baru, menemukan
pengetahuan baru, menemukan cara baru untuk menghasilkan barang dan jasa baru
yang lebih efisien, memperbaiki produk dan jasa yang sudah ada, dan menemukan
cara baru untuk memberikan kepuasan baru kepada konsumen.
B.
Sejarah Manajemen Dan
Kewirausahaan
Sejarah
manajemen kewirausahaan pada umumnya
Belum dikenal secara utuh, namun untuk sejarah manajemen sudah Diketahui sejak
awal abad 18, sedangkan sejarah tentang kewirausahaan, Umumnya telah dikenal
dengan berbagai kegiatan dimasyarakat, adanya Kegiatan berbisnis, seperti
menjual, membeli, memproduksi, ataupun Mendistribusi barang atau jasa dari
keuntungan yang didapat terhadap Orang yang melakukan wirausaha (wirausahawan),
seiring berkembang Usaha tersebut bahkan dapat menciptakan suatu lapangan kerja
baru bagi Masyarakat lainya dengan berbasis inovasi dan kreatifitas sehingga
Membentuk kewirausahaan itu sendiri, secara umum definisi wirausaha Berasal
dari kata wira yang berarti berani, pejuang, pahlawan, manusia Unggul, teladan,
berbudi luhur, gagah berani dan berwatak agung. Memperbaiki kehidupan,
sedangkan pada bidang kewirausahaan yaitu Jean Baptista Say (1816); seorang
wirausahawan adalah agen yang menyatukan berbagai alat produksi dan menemukan
nilai dari produksinya dan Joseph Schumpete(1934); wirausahawan adalah seorang
inovator yang mengimplementasikan perubahan di dalam ppasar melalui kombinasi
baru Baptista Say (1816); seorang wirausahawan adalah agen yang menyatukan
berbagai alat produksi dan menemukan nilai dari produksinya dan Joseph
Schumpeter (1934); wirausahawan adalah seorang inovator yang
mengimplementasikan perubahan di dalam pasar melalui kombinasi baru.
C.
Perspektif
Dan Ruang Lingkup Manajemen
Perspektif
dan ruang lingkup manajemen kewirausahaan baru-baru ini Mejadi perhatian utama
dalam pertumbuhan dan perkembangan ekonomi Suatu negara dan swasta dalam hal
ini perusahaan, ketergantungan akan Manajemen dan kewirausahaan yang dibangun
menjadi awal dengan Memperhatikan pengelolaan sumber daya manusia (SDM) yang
efektif dan Efisien, sejalan dengan itu, pengelolaan manajemen yang tepat dan
Kewirausahaan yang terus berkembang dan dikuti dengan perkembangan Teknologi
yang tepat guna, dan dalam proses perkembangannya akan Menghasilkan hal-hal
atau konsep yang baru dan memudahkan segala Urusan kegiatan usaha, baik berupa
barang dan jasa, yang bersifat layanan Publik maupun swasta, karena hal ini
sesuai dengan konsep manajemen Dan kewirausahaan itu bahwa ukuran kemakmuran
suatu negara, tidak Harus orang yang bekerja pada sektor formal, melainkan juga
bekerja di Sektor informal, yang mampu berproduksi, berdaya saing dan
kompetitif Untuk itu diperlukan salah satu upaya untuk meningkatkan jumlah
Wirausaha ialah dengan memberikan dorongan dengan tindakan nyata
D.
Organisasi,
Fungsi,Dan Level Manajemen
Kata
“organisasi” berarti sekumpulan orang-orang yang saling berinteraksi untuk
bekerja-sama, serta memiliki tujuan yang ingin dicapai bersama. Organisasi yang
dimaksud pada topik yang dibahas ini adalah organisasi bisnis, organisasi
bisnis adalah organisasi yang melakukan aktivitas bisnis dan bertujuan untuk
memperoleh keuntungan (profit), salah satu contohnya adalah usaha bisnis atau
wirausaha. Untuk menjalankan organisasi diperlukan tata kelola yang baik, serta
adanya orang yang bertanggung jawab untuk mengatur organisasi tersebut, yaitu
Manajer. Manajer adalah seseorang yang memiliki tanggung jawab untuk mengatur
suatu organisasi supaya tercapainya tujuan organisasi. Pada bagian ini yang
dibahas adalah bagaimana membentuk suatu organisasi dan menjalankan suatu
organisasi, kemudian bagaimana memimpin organisasi tersebut dengan melaksanakan
fungsi-fungsi manajemen yang tepat sehingga manajemen organisasi dapat menjadi
efektif dan efisien, serta pada akhirnya dapat tercapai tujuan organisas
Secara
garis besar, Fungsi manajemen dalam wirausaha adalah sebagai berikut:
1. Perencanaan
Pengidentifikasian tujuan- tujuan dengan
cara -cara alternatif untuk mencapai tujuan
2. Pengorganisasian
Kegiatan pengalokasian dan penyusunan
sumber daya yang diperlukan untuk mencapai tujuan organisasi dan penentuan
hubungan wewenang
3. Penentuan
personalia
Berusaha menentukan orang orang yang
tepat dan sesuai dan mempertahankan mereka
4. Pengarahan
a. Kepemimpinan
b. mengembangkan
suasana
c. memotivasi
karyawan
d. Pengendalian
e. Menentukan
standar
f. mengukur
kinerja yang sebenarnya
g. Menganalisa
hasil
h. Melakukan
koreksi apabila diperlukan
5. Level
Manajemen:
a. Manajemen
puncak
Manajemen
puncak atau top level management merupakan tingkat manajemen paling atas dan
juga mempunyai otoritas yang paling tinggi pada suatu organisasi perusahaan
serta memiliki tanggung jawab langsung kepada pemilik perusahaan. Beberapa
contoh sebutan tingkat manajemen puncak adalah GM (General Manager), CEO (Chief
Executive Officer) dan Presedir atau Presiden Direksi.
b. Manajemen
menengah
Manajemen
menengah merupakan manajer yang tugasnya membawahi dan mengarahkan
kegiatan-kegiatan para manajer lainnya atau bisa juga karyawan operasional.
Sebagai contoh, Manajer Cabang, Kepala Pengawas, Kepala Departemen, Kepala
Bagian
c. Manajemen
tingkat bawah
Manajemen
tingkat bawah atau Lower level management merupakanTingkatan manajemen
perusahaan yang berada di struktur paling bawah, sehingga tidak membawahi
manajer lain. Mereka mengelola staf secara langsung, serta bertanggung jawab
memberikan supervisi dan pengarahan kepada pekerja dalam kegiatan operasional
bisnis.Contoh manajer level bawah adalah supervisor, office manager, section
manager, dan mandor.
E.
Dasar Manajemen Pemasaran
Manajemen
sebagai sebuah proses perencanaan, pengorganisasian, Pengkoordinasian, dan
pengontrolan sumber daya untuk mencapai sasaran Secara efektif dan efisien,
efektif berarti bahwa tujuan dapat dicapai sesuai Dengan perencanaan, sementara
efisien berarti bahwa tugas yang ada Dilaksanakan secara benar, terorganisir,
dan sesuai dengan jadwal, Sedangkan pemasaran merupakan fungsi mengarahkan
kegiatan-kegiatan Pemasaran secara umum, perusahaan harus mampu menganalisis
Konsumen pada masa saat ini dan masa yang akan datang dengan Kemampuan
mengetahui kondisi pasar yang sedang berkembang, hal ini Sangat penting
mengingat perusahaan dapat menjaga kelangsungan Usahanya dan berkembang bila
dapat menjaga keinginan dan kebutuhan Konsumen, dapat diketahui bahwa perkembangan
manajemen pemasaran Cukup tinggi, ada hubungan antara jumlah pemasaran yang
tinggi di suatu Negeri dengan tingginya perkembangan ekonomi di Indonesia, hal
ini tidak Terlepas dari kesuksesan perusahaan baik Badan Usaha pemerintah
Ataupun swasta dalam menjalankan pemasaran pada bisnis global, dalam Menghadapi
ketidakpastian globalisasi, perlu melakukan pemberdayaan Usaha yang mampu
mengembangkan produksi dan jasa, dengan penerapan
F.
Kewirausahaan Dan UMKM
Kewirausahaan
merupakan salah satu disiplin ilmu yang mengalami Perkembangan yang pesat dan
dinamis. Hal ini sejalan dengan Perkembangan teknologi dan persaingan pasar
global yang menuntut para Pelaku bisnis untuk dapat berinovasi dan memiliki
keunggulan bersaing Dalam produk/jasa yang dihasilkan. Saat ini kewirausahaan
menunjukan Perkembangan kearah yang lebih baik, dengan munculnya media
Pemasaran online yang menawarkan produk dengan mudah menembus ke Berbagai
negara dibelahan dunia. Tidak sampai disitu saja, kewirausahaan menjadi
kekuatan Perekonomian bangsa. Pembuat kebijakan perekonomian di seluruh Dunia
Menemukan bahwa pertumbuhan dan kemakmuran perekonomian suatu Bangsa bergantung
pada wirausaha yang dinamis memiliki semangat dan berkomitmen untuk mencapai
Berkomitmen untuk mencapai kesuksesan dengan menciptakan dan Memasarkan
produk/jasa yang inovatif fokus terhadap kebutuhan Pelanggan (Scarborough &
Cornwall, 2016).
Usaha
mikro kecil menengah (UMKM) adalah istilah umum dalam dunia ekonomi yang
merujuk kepada usaha ekonomi produktif yang dimiliki perorangan maupun badan
usaha sesuai dengan kriteria yang ditetapkan oleh Undang-undang No. 20 tahun
2008. UMKM dapat berarti bisnis yang dijalankan individu, rumah tangga, atau
badan usaha ukuran kecil. Penggolongan UMKM didasarkan batasan omzet pendapatan
per tahun, jumlah kekayaan aset, serta jumlah pegawai. Sedangkan yang tidak
masuk kategori UMKM atau masuk dalam hitungan usaha besar, yaitu usaha ekonomi
produktif yang dijalankan oleh badan usaha dengan total kekayaan bersih atau
hasil penjualan tahunan lebih besar dari usaha menengah
G.
Strategi Pengembangan Wirausaha
Dalam realita kehidupan usaha, paling tidak
terdapat tiga hambatan utama bagi wirausahawan pemula, yaitu:
1. How
to start the business (memulai usaha).
Pada tahap ini, umumnya calon wirausahawan
dihinggapi demam keraguan atau ketakutan akan suatu kegagalan sebelum memulai
sesuatu. Ia masih ragu dalam hal hitung-menghitung risiko dan studi kelayakan
usaha sampai ia memutuskan untuk memulainya.
2. How
to set competitive positioning.
Yaitu, kesulitan memposisikan diri dalam
persaingan pasar agar usahanya tidak mati sebelum sempat berkembang.
3. How
maintain sustainability the business.
Yaitu,
bagaimana pebisnis tetap memelihara usahanya secara kontinu. Pada tahap ini
wirausahawan harus waspada dari sifat arogan seiring dengan keberhasilan
usahanya. Oleh karena itu, wirausahawan harus tetap menjaga usahanya agar dapat
bertahan lama.
Strategi
kewirausahaan Pada umumnya perusahaan kecil yang berhasil secara
berkesinambungan dan dapat bersaing secara unggul memiliki keunggulan dalam
bidang teknik, produk yang unik, dan memiliki cakupan distribusi geografis
pasar yang terbatas. Ada beberapa keputusan strategis yang diperlukan dalam
kondisi pertumbuhan, yaitu:
1. Perubahan
produk barang dan jasa.
Strategi yang menyangkut penetrasi
pasar, ekspansi pasar, diversifikasi produk dan jasa, integrasi regional, atau
ekspansi usaha.
2. kemampuan
untuk memperoleh modal investasi
a. Analisis
sumber daya manusia, sehingga memiliki keterampilan yang unik untuk
mengimplementasikan strategi
b. Analisis
pesaing baik yang ada maupun yang potensial untuk memantapkan stategi bersaing.
3. Kemampuan
untuk menopang keunggulan strategi perusahaan
a. Penentuan
harga barang atau jasa untuk jangka pendek dan jangka panjang.
b. Interaksi
perusahaan dengan masyarakat luas.
c. Pengaruh
pertumbuhan perusahaan yang cepat terhadap aliran kas.
Strategi
kewirausahaan juga dibagi menjadi beberapa strategi, yaitu:
1. Mengamati
pengaruh perubahan terhadap strategi bisnis, Perubahan yang terjadi yang
terjadi selama proses berjalannya sebuah bisnis harus selalu diperhatikan untuk
memastikan pengaruhnya terhadap peta bisnis yangtelah direncanakan. Kegagalan
yang mungkin terjadi ketika wirausahawan sedang memulai bisnisnya.
2. Tidak
mengenal atau menyadari perubahan yang terjadi
3. Mengetahui
ada dampak dari perubahan tetapi tidak mau, lupa atau tidak tahu cara untuk
mengubah strategi sehingga dampak yang ditimbulkan sudah begitu besar dan tidak
dapat ditangani dengan baik.
4. Terlalu
fokus pada proses menjalankan bisnis saja dan selalumengabaikan perubahan dan
dampak yang akan ditimbulkan.
Untuk
itu, seorang wirausahawan yang smart harus memperhatikan dampak dari perubahan
yang terjadi dan mungkin akan terjadi terhadap kelangsungan bisnisnya. Sehingga
sangat diperlukan perubahan sebuah strategi yang telah direncanakan atau
diterapkan sebelumnya untuk disesuaikan dengan pesaing,keadaan pesaing,
permintaan, perilaku pembelian, dll. Perubahan yang terjadi akan berdampak pada
usang tidaknya perencanaan strategi
Strategi
pemetaan kualitas dan harga di pasar , Konsep pemetaan kualitas dan harga
antara produk-produk di pasar adalahdengan membandingkan kualitas produk dengan
harganya yang disebut price based on value (PBV). Ada level buruk, sedang,
baik, dan bahkan sangat rendahdi pasar. Sebagai acuannya adalah kualitas produk
pesaing di pasar yang seringdibeli oleh konsumen dan harganya adalah harga
rata-rata, yaitu harga diantaraharga tertinggi dengan harga terendah kemudian
dibagi dua sehingga ditemukanharga rata-rata pasar.
Strategi
memetakan produk, Banyak bisnis
wirausahawan yang sulit berkembang karena tidak mengetahui siapa-siapa saja
pesaing potensial. Pesaing potensial dari bisnis nya yang harus diatasi dan
terus berkonsentrasi pada tingkatan sehingga dapat lolos dari ketatnya
persaingan yang ada Ketatnya persaingan seperti saat ini yang sudah menjerumus
ke arah hypercompetition.Jadi, seorang wirausahawan perlu untuk membuat
hierarki pemetaan produk ( product mapping hierarchy) untuk bisnisnya sebelum
menjalankan bisnis dan kemudian membuat pemetaan kualitas,harga dan popularitas
produk.
Strategi
memahami permintaan dan penawaran, konsumen dan permintaan suatu produk di
pasar Perilaku konsumen terhadap suatu barang akan menimbulkan permintaan
dipasaran yang akan menjadikandasar dari hukum permintaan, yaitu bila harga
suatu barang naik ceteris paribus (semua factor lain yangmemengaruhi permintaan
tidak berubah) maka jumlah barang yang akan diminta konsumen akan menurun
begitu sebaliknya.
H.
Karakter
Yang Harus Dimiliki Oleh Seorang Wirausahawan
1. Memiliki
komitmen yang tinggi
2. Disiplin
3. Percaya
Diri
4. Pantang
Menyerah
5. Memiliki
Kreativitas Tanpa Batas
6. Jujur
7. Berani
Mengambil Risiko
8. Selalu
Bekerja Keras
9. Mampu
Bekerja Sama dengan Orang Lain
10. Berorientasi
pada Masa Depan
Sebagai
generator pembangunan lingkungan, pribadi, distribusi, pemeliharaan lingkungan,
dan kesejahteraan masyarakat. Menjadi contoh bagi masyarakat sebagai pribadi
yang unggul dan patut diteladani.
1. Dapat
memberi bantuan kepada orang lain dan pembangunan sosial sesuai dengan kemampuannya
2. Menambah
daya tampung tenaga kerja sehingga dapat mengurangi pengangguran.
3. Dapat
mendidik masyarakat hidup efisien dan tidak boros.
4. Mendidik
karyawan menjadi mandiri, tekun, disiplin, dan jujur dalam bekerja.
5. Membudidayakan
perilaku sikap semangat dan kemampuan pemimpin di masyarakat
6. Meningkatkan
jumlah pengusaha berkualitas
7. Menjadi
pribadi yang lebih mandiri
BAB III
PENUTUP
A.
Kesimpulan
Kewirausahaan adalah suatu kemampuan kreatif
dan inovatif dalam menciptakan sesuatu yang baru dan berbeda yang dijadikan
dasar, kiat Dalam usaha atau perbaikan hidup. Hakikat dasar dari kewirausahaan adalah
kreativitas dan keinovasian. Kreativitas adalah berfikir sesuatu yang baru dan
keinovasian adalah berbuat sesuatu yang baru. Oleh karena itu, keterampilan
dalam mengelola usaha itu sangat diperlukan,nah bagian inilah yang menjadi
tugas seorang manajer,yaitu dalam proses perencanaan, pengorganisasian,
pengarahan, dan pengendalian sumber daya perusahaan untuk mencapai sasaran nya.
B.
Saran
Penulis menyadari bahwa makalah ini
terdapat banyak kesalahan dan jauh dari kesempurnaan. Penulis akan memperbaiki
makalah tersebut dengan berpedoman pada banyak sumber dan referensi yang dapat
dipertanggungjawabkan. Maka dari itu penulis mengharapkan kritik dan saran yang
bersifat membangun untuk memperbaiki makalah ke depannya
DAFTAR PUSTAKA
https://www.academia.edu/11927845/dasar_dasar_manajemen
https://www.academia.edu/29363006/MANAJEMEN_KEWIRAUSAHAAN_docx
https://id.scribd.com/document/427823995/DIKSI-A-KELOMPOK-4-Dasar-dasar-Manajemen-Kewirausahaan-pdf
No comments:
Post a Comment